Ujung_Pena, Negara
adalah cakupan wilayah yang sangat luas, dan memiliki beraneka ragam budaya
yang tidak sama antara satu dan yang lainnya. Selain itu negara juga memiliki
sebuah pemerintahan, dimana sebuah aturan hukum di dirikan demi mencapai
mencapai Tujuan
Penciptaan Manusia dan Proses Penciptaan
Manusia. Selain itu negara juga memiliki konsep pemerintahan yang
berbeda-beda seperti demokrasi misalnya. Demokrasi adalah suatu pemerintahan
yang memberikan hak sama pada setiap warga negaranya dalam menentukan hidup
mereka.
Demokrasi
adalah negara yang menjadikan rakyatnya sebagai pemilik dari kedaulatan
tertinggi di suatu negara. Demokrasi akan terwujud jika rakyat nya menerapkan
norma dalam hidup seperti pentingnya kesadaran pluralism, cara yang sesuai
dengan tujuan, kejujuran, musyawarah bersama, gotong royong dan pendidikan yang
memadai. Sebuah konsep demokrasi tidak sepenuhnya bertentangan dengan islam,
dan prinsip demokrasi yang sejalan dengan islam adalah adanya musyawarah dan
keikut sertaan rakyat dalam memilih pemerintah. Dan demokrasi yang tidak sesuai
dengan islam adalah dibebaskan nya sebuah sikap dan tindakan bagi seorang
rakyat.
Pemerintahan Islam
Sistem
pemerintahan yang digunakan islam adalah pemerintahan khilafah atau
pemerintahan yang bersifat syar’i. Khilafah yang syar’i adalah sebuah
pemerintahan yang sudah sangat umum bagi muslim di dunia. Pemerintahan ini
dibuat untuk menegakkan hukum atau aturan syara’ islami, dan menjalankan dakwah
islam yang diperintahkan Rasulullah SAW ke seluruh dunia demi tercapainya
suatu Hakikat
Penciptaan Manusia, Hakikat
Manusia Menurut Islam, selain itu pemerintahan syar’i dibuat
berdasarkan Tujuan
Penciptaan Manusia, Konsep
Manusia dalam Islam,Proses
Penciptaan Manusia, dan sesuai dengan Fungsi Agama untuk Sukses Dunia
Akhirat Menurut Islam, dan sesuai dengan Cara Sukses
Menurut Islam.
Ciri-Ciri Pemerintahan
Demokrasi :
- Memerintah berdasarkan kehendak rakyat
- Memiliki ciri kontitusioanal
- Memiliki wakil rakyat
- Memiliki kegiatan pemilihan pemimpin
- Memiliki suatu kelompok partai
- Memiliki batasan kekuasaan
Konsep Demokrasi Yang Sesuai
Dengan Islam
1. Demokrasi
ialah suatu konsep pemerintahan yang melibatkan seluruh warga negaranya
memutuskan suatu pemimpim yang akan mengurus negara mereka. Hal ini sesuai
dengan islam saat diperbolehkannya seorang makmum menerima atau menolak seorang
imam ketika hendak menjalankan sholat.
2. Rakyat
diberi kebebasan dalam memberikan saran kepada seorang pemimpin, atau dalam
demokrasi di perbolehkan nya rakyat memberikan aspirasi. Hal ini sesuai dengan
ajaran islam yang memperbolehkan seorang rakyat memberikan saran atau nasihat
kepada pemimpinnya.
3. Rakyat
diwajibkan untuk menggunakan hak suaranya. Dan ini sesuai dengan konsep islam,
karena barang siapa orang yang tidak menggunakan hak suaranya dalam pemilihan
pemimpin. Sehingga orang yang tidak seharusnya memimpin menjadi pemimpin, dan
orang yang seharusnya memimpin tidak terpilih. Otomatis hal ini termasuk dengan
menyalahi apa yang sudah Allah perintahkan, yaitu memilih pemimpin yang muslim,
adil dan bijaksana.
4. Menetapkan
suara terbanyak sebagai pemenang dalam pemilihan pemimpin. Misalnya dalam
pemilihan seorang presiden dan siapa calon presiden yang mendapatkan suara yang
terbanyak, maka otomatis akan menjadi pemimpin. Dalam islam hal ini juga pernah
dilakukan seperti misalnya saat pemilihan seorang khalifah Umar. Dan mengambil
keputusan penetapan seorang pemimpin melalui suara terbanyak tidak bertentangan
dengan syariat agama islam.
5. Islam
memberikan kebebasan pada setiap muslim untuk mengutarakan pendapat. Hal ini
juga menjadi ciri utama dalam pemerintahan sistem demokrasi suatu negara yang
memberikan kebebasan pada warga negaranya untuk berpendapat dan kebebasan pers.
Konsep Demokrasi Yang
Bertentangan Dengan Islam
1. Sering
kali negara demokrasi meninggikan peraturan yang dibuat adalah sebuah
kesepakatan yang mutlak dan terbaik. Hal ini tidak sesuai dengan apa yang di
syariatkan islam karena hukum yang paling sempurna adalah Dasar Hukum
Islam yang Allah tetapkan, sehingga hal ini di anggap termasuk
pada sebuah kemusyrikan dan kufur pada Allah dan agama islam.
2. Dalam
islam sebuah pendapat boleh di berikan namun harus tetap sesuai dengan syariat
islam. Dalam hal ini negara demokrasi membebaskan rakyat nya untuk melakukan
sesuatu tanpa ada batasan yang ditetapkan seperti hukum yang islam tetapkan.
3. Musyawarah
yang islam ajarkan adalah suatu penentuan keputusan yang merujuk pada shahih
atau dhoifnya dalil dan bukan dari sebuah pendapat yang memiliki suara
terbanyak.
Mengenai
pemerintahan dengan sistem demokrasi membuat para ulama mengeluarkan pendapat
baik pro dan kontra terhadap sistem demokrasi suatu negara. Hal ini juga
membuat banyak para ulama mengeluarkan pendapatnya tentang alasan mereka tidak
menyetujui tentang hal tersebut, dan yang menyetujui sistem demokrasi tersebut.
Pandangan Tokoh Ulama Tentang
Demokrasi
1. Al
Madudi
Beliau adalah tokoh ulama yang menolak dengan
tegas suatu demokrasi dalam negara. Islam tidak memberikan kekuasaan penuh pada
rakyat untuk memutuskan sesuatu. Islam menggunakan dalil yang kuat dalam
memutuskan suatu masalah, atau perkara yang muncul dalam suatu pemerintahan.
Lain hal nya dengan demokrasi yang hukumnya dibuat oleh manusia sehingga
cenderung bersifat sekuler.
2. Muhammad
Imarah
Beliau adalah tokoh yang tidak menerima
demokrasi dengan tegas dan juga tidak menyetuji adanya sistem demokrasi pada
suatu negara. Demokrasi adalah sebuah sistem kekuasaan yang membuat atau
menetapkan hukum di tangan manusia ( rakyat ). Hal ini sangat bertentangan
dalam sistem pemerintahan islam yang sudah dibuat dan di tetapkan Allah sebagai
pemegang kekuasaan tertinggi.
3. Salim
Ali Al-Bahnasawi
Menurut beliau demokrasi ialah suatu sistem
pemerintahan yang memiliki sisi baik yang tidak bertentangan dengan islam. Sisi
baik dalam sistem demokrasi ialah adanya suatu kedaulatan rakyat selama tidak
bertentangan dengan hukum Islam. Sisi buruk demokrasi adalah adanya penggunaan
hak legislatif yang bebas dan bisa mengarah pada suatu sikap yang menghalalkan
sesuatu yang haram. Beliau juga menawarkan suatu sistem demokrasi yang islami
atau sesuai dengan ajaran islam yang ada.
- Memberikan tanggung jawab untuk setiap individu Allah.
- Seorang wakil rakyat harus memiliki suatu sifat yang sesuai dengan Akhlak Dalam Islam, baik dalam menjalankan tugas-tugas dan kewajibannya.
- Suatu komitmen dalam islam hanya boleh diputuskan orang-orang yang berakhlak dan bertanggung jawab.
- Banyaknya pendukung bukanlah suatu keputusan yang mutlak dalam menentukan sesuatu, dan hukum tersebut tidak ditemukan dalam Sunnah dan Al-Qur’an dalam surat Annisa ayat 59 :
Hai
orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil
amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu,
maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu
benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih
utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
Selain
itu disebutkan juga dalam surat Al Ahzab ayat 36 tentang sebuah ketetapan yang
Allah buat harus di patuhi.
وَمَا
كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ
لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ ۗ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ
ضَلَالًا مُبِينً
Dan tidaklah patut bagi
laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila
Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka
pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah
dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.
Demokrasi adalah negara
yang bebas untuk beraspirasi dan bebas dalam melakukan sesuatu. Hal ini
jelas-jelas dilarang dalam islam, karena islam sudah menetapkan suatu dasar
hukum yang baik dan benar untuk sebuah peraturan dalam hal apapun. Jadilah
seorang pemimpin yang adil dan jujur, agar negara demokrasi yang saat ini mampu
bertransformasi menjadi negara demokrasi islami. Sistem demokrasi islami yang
diharapkan para tokoh ulama ialah sistem demokrasi yang dalam pengambilan
keputusan merujuk pada Fungsi Hadist
Sebagai Sumber Hukum Islam dan Sumber
Syariat Islam. Para ulama memberikan gambaran demokrasi islami agar
kita sebagai umat muslim di seluruh dunia tidak tersentuh oleh
bermacam-macam Dosa Besar
Dalam Islam.
Credit : https://dalamislam.com/hukum-islam/pandangan-islam-terhadap-demokrasi

Comments
Post a Comment