Ujung_Pena, Bangsa Indonesia khususnya dalam menghadapi tahun politik
ini harus tetap memiliki prinsip yang kuat, dan jangan mudah tergoyahkan dengan
iming-iming apapun atau hal-hal yang dapat meruntuhkan persatuan dan kesatuan
bangsa.
“Kita sebagai bangsa Indonesia yang mempunyai prinsip, punya pendirian, tidak
mudah tergoyah. Tetap telinga kita mempunyai filter, mempunyai pendirian, dan
kami bangsa Indonesia tidak mudah terpengaruh. Jangan coba-coba sesekali
menggoyang NKRI,” tegas Habib Luthfi bin Yahya saat memberi taushiyah pada
acara ngaji Kliwonan Habib Luthfi bin Yahya di Gedung Kanzus Sholawat,
Pekalongan, Jumat (01/03) pagi.
Pada acara rutinan pengajian yang digelar setiap Jumat Kliwon juga dihadiri
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto itu, Habib Luthfi juga berpesan bahwa
persatuan dan kesatuan merupakan benteng bangsa kokoh yang harus tetap dijaga.
“Kita harus semakin kokoh menjaga bangsa ini, semakin menjaga persatuan dan
kesatuan. Persatuan dan kesatuan merupakan benteng nasional yang kokoh, dan
jangan sampai diruntuhkan, NKRI kita jaga agar semakin kuat," terang Habib
Luthfi.
Selain panglima TNI juga hadir Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz,
Jajaran Dandim, Polresta Pekalongan, Polsek se-Kota Pekalongan, OPD di lingkungan
Pemerintah Kota Pekalongan.
Sementara itu, Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Kav Dani Wardhana yang
menyampaikan pesan dari panglima Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, bahwa
kedatangan Panglima TNI di kediaman Habib Luthfi untuk menyambung silaturahim.
Menurutnya, Habib Luthfi ini merupakan ulama yang sangat peduli dan aktif
mengayomi, menjaga kecintaan umat, dan masyarakat kepada bangsa.
“Kondisi sekarang ini Alhamdulillah kondusif, lebih aman, dan terkendali
terutama untuk menghadapi Pemilu 2019. Panglima TNI hadir di sini hanya
silaturahim saja untuk memenuhi undangan Habib Luthfi,” jelas Kolonel Kav Dani
Wardhana. (Muiz/NU Online)
Sumber : http://www.muslimoderat.net/2019/03/habib-luthfi-bin-yahya-jangan-coba-coba.html#ixzz5h79GXP6o

Comments
Post a Comment